DigiBerita.com | Bahasa Indonesia
2 March 2024

Digiberita.com

Berita Startup dan Ekonomi Digital

Bamsoet Dorong Peningkatan Prestasi Atlet Golf Indonesia –

4 min read

Ketua MPR Bambang Soesatyo mengajak semua pihak memajukan prestasi olahraga golf di Indonesia. Dibutuhkan pengembangan yang signifikan agar semakin banyak atlet golf Indonesia bisa menunjukkan prestasi gemilang, baik di kancah nasional maupun internasional.

“Pemerintah, baik ditingkat pusat ataupun daerah, beserta asosiasi golf Indonesia harus lebih memasyarakatkan olahraga golf ke berbagai kalangan masyarakat. Di antaranya dengan membuat program pelatihan yang intesif, serta menggelar banyak pertandingan untuk memberikan pengalaman guna meningkatkan kualitas atlet-atlet golf Indonesia,” ujar Bamsoet, sapaan akrab Bambang, saat menghadiri Grand Opening A3 Golf Gallery, di Jakarta, Minggu (21/8).

Acara ini dihadiri juga banyak tokoh. Yaitu Wakil Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamudin selaku pemilik A3 Golf Galery, Wakil Ketua DPD Mahyudin, Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar, Danjen Kopassus Mayjen TNI AD Iwan Setiawan, hingga beberapa Duta Besar negara sahabat.

Ketua DPR ke-20 dan ini mengakui, golf di Indonesia masih kurang digemari dibanding olahraga lain. Salah satu alasan kurang populernya golf karena adanya stigma merupakan olahraga mahal.

“Tidak dipungkiri apabila sebagian kalangan masyarakat menganggap golf sebagai olahraga mahal dan hanya bisa dimainkan kalangan atas. Sebab, setidaknya untuk memenuhi perlengkapan bermain golf dibutuhkan biaya hingga jutaan rupiah. Belum termasuk sewa lapangan golf saat bermain,” kata Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini menjelaskan, golf bisa menjadi salah satu alternatif olahraga yang ‘aman’ di tengah pandemi Covid-19. Golf memiliki risiko rendah penularan Covid-19 karena dilakukan di luar ruang, sehingga memudahkan untuk menjaga jarak serta minim interaksi dengan orang lain.

“Olahraga golf yang dilakukan di area terbuka dan luas membuat para pemainnya untuk menjaga jarak dengan aman. Didukung dengan penerapan protokol kesehatan yang sesuai aturan, menjadikan olahraga golf menjadi pilihan olahraga yang digemari di masa pandemi,” urai Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila ini berharap, semakin banyak kaum milenial yang mau menekuni serius olahraga golf. Sehingga, memudahkan terjadinya regenerasi di kalangan atlet olahraga golf, serta mampu memberikan kontribusi bagi prestasi olahraga golf Indonesia.

“Saat ini setidaknya sudah ada tiga atlet golf Indonesia yang mampu menoreh prestasi dikancah internasional. Yaitu, pegolf Alfred Raja yang menjuarai turnamen Golf Pacific Northwets Men’s Ameteur di Idaho Club, Sandpoint, Amerika Serikat, tahun 2021, pegolf Danny Masrin yang masuk jajaran pro golf player teratas Indonesia, dan pernah menjadi golfer terbaik kedua di Indonesia ketika berusia 23 tahun, dan pegolf Rory Hie yang menjadi satu-satunya atlet golf Indonesia yang menjuarai gelar Asian Tour pada tahun 2019,” pungkas Bamsoet.■
]]> , Ketua MPR Bambang Soesatyo mengajak semua pihak memajukan prestasi olahraga golf di Indonesia. Dibutuhkan pengembangan yang signifikan agar semakin banyak atlet golf Indonesia bisa menunjukkan prestasi gemilang, baik di kancah nasional maupun internasional.

“Pemerintah, baik ditingkat pusat ataupun daerah, beserta asosiasi golf Indonesia harus lebih memasyarakatkan olahraga golf ke berbagai kalangan masyarakat. Di antaranya dengan membuat program pelatihan yang intesif, serta menggelar banyak pertandingan untuk memberikan pengalaman guna meningkatkan kualitas atlet-atlet golf Indonesia,” ujar Bamsoet, sapaan akrab Bambang, saat menghadiri Grand Opening A3 Golf Gallery, di Jakarta, Minggu (21/8).

Acara ini dihadiri juga banyak tokoh. Yaitu Wakil Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamudin selaku pemilik A3 Golf Galery, Wakil Ketua DPD Mahyudin, Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar, Danjen Kopassus Mayjen TNI AD Iwan Setiawan, hingga beberapa Duta Besar negara sahabat.

Ketua DPR ke-20 dan ini mengakui, golf di Indonesia masih kurang digemari dibanding olahraga lain. Salah satu alasan kurang populernya golf karena adanya stigma merupakan olahraga mahal.

“Tidak dipungkiri apabila sebagian kalangan masyarakat menganggap golf sebagai olahraga mahal dan hanya bisa dimainkan kalangan atas. Sebab, setidaknya untuk memenuhi perlengkapan bermain golf dibutuhkan biaya hingga jutaan rupiah. Belum termasuk sewa lapangan golf saat bermain,” kata Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini menjelaskan, golf bisa menjadi salah satu alternatif olahraga yang ‘aman’ di tengah pandemi Covid-19. Golf memiliki risiko rendah penularan Covid-19 karena dilakukan di luar ruang, sehingga memudahkan untuk menjaga jarak serta minim interaksi dengan orang lain.

“Olahraga golf yang dilakukan di area terbuka dan luas membuat para pemainnya untuk menjaga jarak dengan aman. Didukung dengan penerapan protokol kesehatan yang sesuai aturan, menjadikan olahraga golf menjadi pilihan olahraga yang digemari di masa pandemi,” urai Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila ini berharap, semakin banyak kaum milenial yang mau menekuni serius olahraga golf. Sehingga, memudahkan terjadinya regenerasi di kalangan atlet olahraga golf, serta mampu memberikan kontribusi bagi prestasi olahraga golf Indonesia.

“Saat ini setidaknya sudah ada tiga atlet golf Indonesia yang mampu menoreh prestasi dikancah internasional. Yaitu, pegolf Alfred Raja yang menjuarai turnamen Golf Pacific Northwets Men’s Ameteur di Idaho Club, Sandpoint, Amerika Serikat, tahun 2021, pegolf Danny Masrin yang masuk jajaran pro golf player teratas Indonesia, dan pernah menjadi golfer terbaik kedua di Indonesia ketika berusia 23 tahun, dan pegolf Rory Hie yang menjadi satu-satunya atlet golf Indonesia yang menjuarai gelar Asian Tour pada tahun 2019,” pungkas Bamsoet.■

]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2020 - 2024. PT Juan Global. All rights reserved. DigiBerita.com. |