DigiBerita.com | Bahasa Indonesia
29 May 2022

Digiberita.com

Berita Startup dan Ekonomi Digital

Indonesia Cinema Day Meriahkan Listapad Festival Di Moskow –

5 min read

Untuk pertama kalinya, Indonesia Cinema Day meriahkan Minsk Internasional Film Festival Listapad (Listapad Festival) ke-27 yang berlangsung pada 20-26 November di kota Minsk, Belarus.

Indonesia Cinema Day digagas Kedutaan Besar Indonesia di Moskow bekerja sama dengan Belarus National Film Studio untuk memperkenalkan Indonesia lebih dekat kepada masyarakat Belarus melalui medium film.

Acara tersebut menampilkan film-film besutan dua sutradara wanita muda berbakat Lola Amaria dan Kamila Andini. Tiga film yang ditayangkan adalah film “Labuan Hati” dan “Lima” dan karya Lola Amaria serta film “Yuni” karya Kamila Andini.

“Setelah menyaksikan film Indonesia yang ditayangkan di Listapad, kita berharap semakin banyak masyarakat Belarus yang tertarik untuk mengetahui lebih jauh tentang Indonesia dan berkunjung ke Indonesia segera setelah pandemi selesai,” ungkap Wakil Duta Besar Indonesia untuk Rusia Azis Nurwahyudi saat membuka Malam Resepsi Indonesia Cinema Day di bioskop Dom Kino (the Cinema House) Minsk, Rabu (24/11).

“Misalnya melalui film “Labuan Hati” yang mengambil lokasi di Labuan Bajo, kita turut mempromosikan keindahan Labuan Bajo sebagai salah satu dari lima Destinasi Super Prioritas dari The 10 New Bali yang telah dikembangkan oleh Pemerintah,“ tambah Azis.

 

 

Malam resepsi dihadiri undangan khusus dari Kementerian Luar Negeri, Kementerian Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, dan Parlemen Republik Belarus.

Turut hadir dosen dan mahasiswa sejumlah Universitas di Belarus, serta perwakilan media, museum dan galeri seni terkemuka di kota Minsk.

Acara juga dimeriahkan penampilan pentas budaya oleh penari Rusia-Indonesia dari sanggar tari binaan KBRI Moskow “Kirana Nusantara Dance” serta sajian kopi dan jajanan pasar khas Indonesia yang disiapkan khusus oleh chef Sunar Yadi asal Indonesia, yang merupakan Chef de Cuisine Hotel Double Tree Hilton, hotel bintang 5 terkemuka di Minsk.

⁰Film “Labuan Hati” (produksi 2017) dan “Lima” (produksi 2018) masing-masing tayang pada 24 November dan 22 November, sebagai bagian dari Non-Competitive Program Listapad Festival 2021.

Sedangkan film “Yuni” (produksi 2021) tayang pada 25 November sebagai bagian dari Film Competition untuk kategori fiksi. Apresiasi khusus disampaikan oleh CEO Belarus Film Studio Vladimir Karachevskiy sekaligus Project Director Listapad Festival 2021.

“Tahun ini sangat spesial karena untuk pertama kalinya film Indonesia bergabung. Kami berharap Indonesia akan berpartisipasi kembali di Listapad mendatang. Saya telah menyaksikan film-film yang tayang tahun ini dan saya yakin masyarakat Belarus akan sangat menyukainya,” tutur Vladimir.

Pada kesempatan tersebut, Wadubes Azis juga menyerahkan kepada CEO Belarus Film Studio, sejumlah buku “the 10 New Bali” Edisi Bahasa Rusia yang baru saja diluncurkan di Moskow pada 15 November.

 

;

 

“Buku ini kiranya dapat menjadi inspirasi para produser film Belarus untuk berkunjung dan melaksanakan syuting film di berbagai daerah di Indonesia yang sangat eksotis dan kaya akan keragaman panorama alam,” ujar Azis.

Pelaksanaan Indonesia Cinema Day sukses meraih animo masyarakat Belarus di kota Minsk.

“Sambutan masyarakat terhadap film Indonesia sungguh luar biasa. Kami mencatat jumlah penonton yang hadir dalam pemutaran masing-masing film, melebihi jumlah yang hadir dalam pemutaran sejumlah film Hollywood yang tayang bersamaan, seperti Ghostbuster dan the Eternal,” tutur Natasha, panitia festival yang bertanggung jawab untuk pemutaran film-film asing.

Listapad Festival merupakan festival film internasional terbesar dan satu-satunya di Republik Belarus. Festival dimaksud menyatukan sutradara, produser, aktor, aktris dan pelaku pelaku industri film internasional, khususnya yang berasal dari negara-negara Commonwealth of Independent States (CIS).

Festival untuk kali pertama diselenggarakan pada 1994 di Minsk. Seiring konsistensi dan prestasi yang diraih, pada 2013, International Federation of Film Producers Associations (FIAPF) memasukkan Listapad Festival ke dalam daftar world’s most prestigious film festivals dan sejajar dengan festival film internasional di Berlin, Venice, Cannes, Montreal dan Moscow. [DAY] ]]> , Untuk pertama kalinya, Indonesia Cinema Day meriahkan Minsk Internasional Film Festival Listapad (Listapad Festival) ke-27 yang berlangsung pada 20-26 November di kota Minsk, Belarus.

Indonesia Cinema Day digagas Kedutaan Besar Indonesia di Moskow bekerja sama dengan Belarus National Film Studio untuk memperkenalkan Indonesia lebih dekat kepada masyarakat Belarus melalui medium film.

Acara tersebut menampilkan film-film besutan dua sutradara wanita muda berbakat Lola Amaria dan Kamila Andini. Tiga film yang ditayangkan adalah film “Labuan Hati” dan “Lima” dan karya Lola Amaria serta film “Yuni” karya Kamila Andini.

“Setelah menyaksikan film Indonesia yang ditayangkan di Listapad, kita berharap semakin banyak masyarakat Belarus yang tertarik untuk mengetahui lebih jauh tentang Indonesia dan berkunjung ke Indonesia segera setelah pandemi selesai,” ungkap Wakil Duta Besar Indonesia untuk Rusia Azis Nurwahyudi saat membuka Malam Resepsi Indonesia Cinema Day di bioskop Dom Kino (the Cinema House) Minsk, Rabu (24/11).

“Misalnya melalui film “Labuan Hati” yang mengambil lokasi di Labuan Bajo, kita turut mempromosikan keindahan Labuan Bajo sebagai salah satu dari lima Destinasi Super Prioritas dari The 10 New Bali yang telah dikembangkan oleh Pemerintah,“ tambah Azis.

 

 

Malam resepsi dihadiri undangan khusus dari Kementerian Luar Negeri, Kementerian Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, dan Parlemen Republik Belarus.

Turut hadir dosen dan mahasiswa sejumlah Universitas di Belarus, serta perwakilan media, museum dan galeri seni terkemuka di kota Minsk.

Acara juga dimeriahkan penampilan pentas budaya oleh penari Rusia-Indonesia dari sanggar tari binaan KBRI Moskow “Kirana Nusantara Dance” serta sajian kopi dan jajanan pasar khas Indonesia yang disiapkan khusus oleh chef Sunar Yadi asal Indonesia, yang merupakan Chef de Cuisine Hotel Double Tree Hilton, hotel bintang 5 terkemuka di Minsk.

⁰Film “Labuan Hati” (produksi 2017) dan “Lima” (produksi 2018) masing-masing tayang pada 24 November dan 22 November, sebagai bagian dari Non-Competitive Program Listapad Festival 2021.

Sedangkan film “Yuni” (produksi 2021) tayang pada 25 November sebagai bagian dari Film Competition untuk kategori fiksi. Apresiasi khusus disampaikan oleh CEO Belarus Film Studio Vladimir Karachevskiy sekaligus Project Director Listapad Festival 2021.

“Tahun ini sangat spesial karena untuk pertama kalinya film Indonesia bergabung. Kami berharap Indonesia akan berpartisipasi kembali di Listapad mendatang. Saya telah menyaksikan film-film yang tayang tahun ini dan saya yakin masyarakat Belarus akan sangat menyukainya,” tutur Vladimir.

Pada kesempatan tersebut, Wadubes Azis juga menyerahkan kepada CEO Belarus Film Studio, sejumlah buku “the 10 New Bali” Edisi Bahasa Rusia yang baru saja diluncurkan di Moskow pada 15 November.

 

;

 

“Buku ini kiranya dapat menjadi inspirasi para produser film Belarus untuk berkunjung dan melaksanakan syuting film di berbagai daerah di Indonesia yang sangat eksotis dan kaya akan keragaman panorama alam,” ujar Azis.

Pelaksanaan Indonesia Cinema Day sukses meraih animo masyarakat Belarus di kota Minsk.

“Sambutan masyarakat terhadap film Indonesia sungguh luar biasa. Kami mencatat jumlah penonton yang hadir dalam pemutaran masing-masing film, melebihi jumlah yang hadir dalam pemutaran sejumlah film Hollywood yang tayang bersamaan, seperti Ghostbuster dan the Eternal,” tutur Natasha, panitia festival yang bertanggung jawab untuk pemutaran film-film asing.

Listapad Festival merupakan festival film internasional terbesar dan satu-satunya di Republik Belarus. Festival dimaksud menyatukan sutradara, produser, aktor, aktris dan pelaku pelaku industri film internasional, khususnya yang berasal dari negara-negara Commonwealth of Independent States (CIS).

Festival untuk kali pertama diselenggarakan pada 1994 di Minsk. Seiring konsistensi dan prestasi yang diraih, pada 2013, International Federation of Film Producers Associations (FIAPF) memasukkan Listapad Festival ke dalam daftar world’s most prestigious film festivals dan sejajar dengan festival film internasional di Berlin, Venice, Cannes, Montreal dan Moscow. [DAY]

]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2020 PT Juan Global. All rights reserved. DigiBerita.com. | Newsphere by AF themes.