DigiBerita.com | Bahasa Indonesia
13 July 2024

Digiberita.com

Berita Startup dan Ekonomi Digital

Bongkar Skenario Sambo PKS: Mahfud MD Pejabat Langka Di Indonesia –

3 min read

Anggota Komisi III DPR Habib Aboe Bakar Alhabsyi mendukung penuh Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD yang juga Ketua Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) untuk membongkar kasus yang melibatkan Ferdy Sambo. Salah satunya adalah kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Polisi Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J).

“Saya melihat dari pejabat yang ada di Republik Indonesia ini, Pak Mahfud ini yang paling layak untuk bicarakan berbagai kasus hukum lebih mencuat ke publik dan lebih cepat terselesaikan. Ini menurut saya barang langka, lanjutin terus Pak Mahfud, agar cepat selesai,” kata Habib Aboe Bakar dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Kompolnas, Komnas HAM dan LPSK di Senayan, Jakarta Pusat, Senin (22/8).

Dia juga menilai bahwa Mahfud MD selalu melakukan tindakan yang sesuai dengan fakta apa adanya. Inilah yang menjadi perhatian serius semua pihak, bahwa Mahfud MD sangat on the track.

“Pak Mahfud, antara kata dan nyata itu sebuah fakta,” ujarnya.

Sekjen DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu pun menyampaikan apresiasi kepada Presiden Joko Widodo dan Mahfud MD yang sudah berkolaborasi melakukan upaya keras membongkar skenario yang sempat dirancang oleh Ferdy Sambo Cs dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J.

“Saya bangga dengan pak Jokowi, dengan keberaniannya mengungkap seada-adanya, saya pikir itu di-follow-up Pak Mahfud dengan menyentul-nyentul, inilah peristiwa politik. Mungkin kalau nggak begitu, (penanganan kasusnya) lambat juga,” tandasnya.

Menurut Habib, terbongkarnya kasus besar Ferdy Sambo dan berbagai rentetan kasus lainnya pun menjadi pertanda bahwa Tuhan sedang bersikap untuk membersihkan institusi Polri.

“Saya pikir, kejadian-kejadian kemarin (adalah) sebuah peristiwa bukan kemauan kita tapi kemauan Ilahi Rabbi, Allah ingin ubah karakter Polri. Kita ingin polisi terbaik,” papar Habib.

Selain kasus pembunuhan berencana Brigadir J, Habib Aboe Bakar juga menyebut bahwa banyak kasus-kasus yang menyeret nama Ferdy Sambo muncul. Salah satunya adalah perjudian online yang senter dengan sebutan Konsorsium 303. Ia bersyukur akhirnya polisi juga bergerak menindaknya.

“Ada yang salah di pengisian struktur di Polri sehingga ada pembiaran dan banyak masalah. Kasus 303, nggak pernah kecium, anginnya kecium tapi nggak ketahuan bentuknya bagaimana, begitu ada kejadian (penembakan Brigadir J), penangkapan 303 di republik ini terjadi, itu hebat. Itu mungkin ada fase. (Sebab) di beberapa daerah terang-terangan dibiarkan kasus 303 ini,” ucapnya. ■
]]> , Anggota Komisi III DPR Habib Aboe Bakar Alhabsyi mendukung penuh Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD yang juga Ketua Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) untuk membongkar kasus yang melibatkan Ferdy Sambo. Salah satunya adalah kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Polisi Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J).

“Saya melihat dari pejabat yang ada di Republik Indonesia ini, Pak Mahfud ini yang paling layak untuk bicarakan berbagai kasus hukum lebih mencuat ke publik dan lebih cepat terselesaikan. Ini menurut saya barang langka, lanjutin terus Pak Mahfud, agar cepat selesai,” kata Habib Aboe Bakar dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Kompolnas, Komnas HAM dan LPSK di Senayan, Jakarta Pusat, Senin (22/8).

Dia juga menilai bahwa Mahfud MD selalu melakukan tindakan yang sesuai dengan fakta apa adanya. Inilah yang menjadi perhatian serius semua pihak, bahwa Mahfud MD sangat on the track.

“Pak Mahfud, antara kata dan nyata itu sebuah fakta,” ujarnya.

Sekjen DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu pun menyampaikan apresiasi kepada Presiden Joko Widodo dan Mahfud MD yang sudah berkolaborasi melakukan upaya keras membongkar skenario yang sempat dirancang oleh Ferdy Sambo Cs dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J.

“Saya bangga dengan pak Jokowi, dengan keberaniannya mengungkap seada-adanya, saya pikir itu di-followup Pak Mahfud dengan menyentul-nyentul, inilah peristiwa politik. Mungkin kalau nggak begitu, (penanganan kasusnya) lambat juga,” tandasnya.

Menurut Habib, terbongkarnya kasus besar Ferdy Sambo dan berbagai rentetan kasus lainnya pun menjadi pertanda bahwa Tuhan sedang bersikap untuk membersihkan institusi Polri.

“Saya pikir, kejadian-kejadian kemarin (adalah) sebuah peristiwa bukan kemauan kita tapi kemauan Ilahi Rabbi, Allah ingin ubah karakter Polri. Kita ingin polisi terbaik,” papar Habib.

Selain kasus pembunuhan berencana Brigadir J, Habib Aboe Bakar juga menyebut bahwa banyak kasus-kasus yang menyeret nama Ferdy Sambo muncul. Salah satunya adalah perjudian online yang senter dengan sebutan Konsorsium 303. Ia bersyukur akhirnya polisi juga bergerak menindaknya.

“Ada yang salah di pengisian struktur di Polri sehingga ada pembiaran dan banyak masalah. Kasus 303, nggak pernah kecium, anginnya kecium tapi nggak ketahuan bentuknya bagaimana, begitu ada kejadian (penembakan Brigadir J), penangkapan 303 di republik ini terjadi, itu hebat. Itu mungkin ada fase. (Sebab) di beberapa daerah terang-terangan dibiarkan kasus 303 ini,” ucapnya. ■

]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2020 - 2024. PT Juan Global. All rights reserved. DigiBerita.com. |